Arsip untuk 07/30/2015

Push Up di Pagi Hari

Posted: 07/30/2015 in Kisah
Tag:

Senin pagi yang cerah dan embun yang indah menghiasi hari itu. Krisna masih terbuai-buai dalam mimpi indahnya jam 6 pagi. Krisna masih tak ingin bangun lagi, dia ingin mimpi lagi. Angin dingin berhembus memasuki jendelanya, membuat dirinya menggigil. Tangan yang ia selipkan ke selangkangan merupakan pertolongan pertama mengatasi kedinginannya.

Krisna merasakan basah yang amat terasa di sekujur tubuhnya, dia pikir dia sedang mimpi basah dengan nikita mirzani. Ternyata ibunya sedang membanjur krisna dengan gayung.
“Bangun nak! Udah jam 6 cepat pergi ke sekolah” Ucap ibu krisna teriak-teriak memakai toa.
“Iya mah ampun krisna bangun” Tangannya mengelap iler yang membasahi seluruh wajahnya.
Sialan udah jam 6 lagi. Ucap krisna dalam hatinya.

Krisna lantas menuju kamar mandinya, bukan untuk mandi, hanya cuci muka untuk membuat dirinya merasa lebih tampan. Lalu ia berkaca di sebuah cermin tua milik neneknya.
“Woy gue kan udah cuci muka! Kenapa muka gue masih jelek!” Wajah jelek, cerminpun ia salahkan.
Ia bergegas merombak wajahnya habis-habisan. Facial wajah milik ibunya ia colong, demi kadar ketampanannya. Setelah mengoles wajahnya dengan facial, kini ia over makeup. Wajahnya pun seperti pocong taman lawang yang bedaknya tebel 5 senti.
“Woy muka gue kenapa kaya pocong woy!!!” Ucap krisna marah-marah. Wajah jelek, cerminpun ia pecahkan.
Dia tak sadar bahwa waktu sudah pukul 6.37 dan ia pun belum menyiapkan buku yang akan di bawa. Sebetulnya krisna tidak pernah peduli dengan bukunya. Terkadang ia meminjam atau nyolong buku milik teman sebangkunya, yaitu ardi.

Kini krisna berangkat ke sekolah dengan kadar kepedeannya yang ampun-ampunan. Wajahnya yang putih hampir mirip orang mati dan giginya yang senantiasa cemerlang terkena sinar ultraviolet merupakan ciri khasnya sendiri untuk memikat hati para wanita.
Di tengah perjalanannya menuju sekolah, ia melihat wanita berparas cantik sekali di depan dirinya. Krisna bersiul-siul kepada wanita itu “Twuitt wiwww’ namun tidak ada respon dari wanita tersebut. Krisna lantas bertanya–tanya pakah wanita itu tuli? Atau gabisa denger? Sebetulnya tuli dan gabisa denger itu sama aja.
Krisna pun memperhatikan wanita itu lebih dekat lagi, krisna tercengangkan. Ternyata wanita itu sedang mendengarkan lagu dengan headphone. Betapa mirisnya krisna.
Ternyata ada tukang ojeg yang sedang tertawa terbahak-bahak melihat krisna. Krisna pun merasa malu, lantas ia ngacir secepatnya.

Krisna berjalan begitu santainya tanpa menghiraukan waktu yang sudah menunjukan pukul 7.00, sedangkan ia harus masuk ke kelas sebelum jam 6.50.
Krisna berjalan berlaga sok paling tampan, setiap ada orang lewat. Ia mendramatisir wajahnya supaya lebih tampan, namun percuma. Bukan terpesona, orang–orang malah nafsu pingin nimpuk krisna dengan sol sepatu.
Nampaknya ia sudah lelah berjalan. Kini ia mencari mobil jemputannya, yaitu angkot. Ia pun menunggu di pinggir jalan sambil melambaikan–lambaikan giginya, bukan dengan tangan. Sekarang udah ga zamannya mencari angkot dengan melambaikan tangan.

Setelah lama menunggu, kini angkot itu datang. Krisna menaiki angkot itu, para penumpang lainnya menghindar takut tertusuk oleh gigi krisna. Bahkan ada yang langsung turun. Gigi krisna seakan–akan membuat sempit angkot itu dan menyebabkan ketidaknyamanan bagi para penumpang angkot yang lainya. Maka para penumpang itu sepakat untuk turun, dan meninggalkan krisna sendiri dengan giginya.

Tak selang beberapa menit, kini krisna sudah sampai di sekolahnya. Krisna pun turun dari angkot tersebut lalu mengeluarkan dompetnya yang tebal, tebal dengan kertas dan tisu. Ia pun memberikan uang kepada supir angkot sambil berlaga layaknya seorang jutawan.
“Nih mas ambil aja uangnya gausah pake kembalian segala” Krisna melemparkan uangnya, sifatnya memang belagu.
“Woy kurang woy duitnya!!!” Gerutu sang supir angkot marah–marah
“Maunya berapa sih? Mau semahal apa kamu di bayar?”
“Ini duitnya cuman gope. Kurang seribu lagi!”
“Nihh ambil semuanya”

Krisna heran melihat gerbang sekolahnya sudah ditutup. Kini ia baru sadar bahwa dia sudah terlambat. Krisna pun kocar–kacir menuju kelas. Krisna sudah terlambat lebih 15 menit, dan dia baru sadar sekarang pelajaran pa rahmat. Sang guru push up. Kenapa dijuluki guru push up? Karena pa rahmat selalu menyuruh muridnya push up bila membuat ulah.

Krisna tegang, begitu juga dengan giginya ikut–ikutan tegang. Kisna berlari sekencang–kencangnya menuju kelas VII-4. Krisna mengengok kedalam jendela VII-4 dan berkata ohh tidak ada pak rahmat. Ucap krisna kedua tanganya memegang kepalanya. Semerbak bau ketiak berhembus ke dalam kelas itu.
Krisna pun memasuki kelas itu dengan rasa cemas takut di suruh push up oleh pak rahmat. Serentak para murid VII-4 menutupi matanya
“Cahaya apa itu…” Ucap randy sambil menutup matanya
“Cahayanya bikin mata gue sakit” Ujar ardi menutupi matanya dengan buku
“Singkirkan cahaya itu singkirkann” Serentak murid VII-4 menutupi wajahnya, tidak kuat menahan silau.
“Sudah–sudah cukup, itu cuman giginya krisna yang silau” Ucap fahmi memecahkan misteri cahaya itu.

Krisna pun menghadap kepada pa rahmat yang sedang mengajar, sambil memasang wajahnya yang memprihatinkan krisna mencoba mengelabui pa rahmat
“Maaf pak tadi saya terlambat gara-gara angkotnya mogok” Krisna ngeles
“Yaudah gapapa kamu bapak maafkan” Jawab pa rahmat begitu santun.
“Asikkk makasih ya pak..” Krisna sumringah, ia pun loncat luntang–lantung menuju bangkunya.
“Tunggu dulu krisna… Sebelum duduk kamu harus push up dulu 50 kali”
“Tapi pak…”
“Gaada tapi tapi, cepat sekarang push up 50 kali atau saya potongin gigi kamu”
“Jangan pak jangan..! Ini gigi kramat”
“Ya sudah cepat push up!”
Krisna tidak bisa berbuat apa-apa. Ia pun push up dengan pasrahnya daripada giginya harus di potong oleh pa rahmat.

“Push up macam apa kamu, yang gerak cuman kepalanya doang” Pa rahmat menggerutu
“Mungkin keberatan sama giginya pak..!” Randy menyela, sekaligus meledek krisna.
BUAHAHAHAHAHA ketawa jahat para murid VII-4
Pa rahmat pun kembali menerangkan materi pelajaran. Sedangkan krisna masih sibuk push up. Para murid VII-4 pun kembali memperhatikan pak rahmat, krisna pun terlupakan.

Sumber Klik Disini :

Detektif

Posted: 07/30/2015 in Kisah
Tag:

Suatu Hari Zack alias Zackiyah Islamiyah seorang ahli detektif dari agen kepolisian 818 akan membuka kedok rahasia Gubernur Cirebon yaitu Bapak Drs. Sujiwo. Tapi sebelum itu Zack harus menemukan beberapa file “X” dari bapak Sujiwo yang berada di Kantor Pusat Jakarta.

Zack pun menaiki kereta laju Bandung ke Jakarta terus ke Cirebon. Perjalanan dari Bandung ke Jakarta pun lumayan capek untuk Zack, karena sudah 3 jam duduk tanpa aktivitas selain membaca buku kuliahannya. “ahh.. boring banget” kata Zack alay, Akhirnya Zack pun menyalakan iphone dan menulis kata sandi untuk membuka iphonnya lalu ia memutar lagu dari playlist iphonenya. Tiba-tiba.. ada seorang cewek korea datang dengan memikat hati Zack pada pandangan pertama.

“Hei..” Sapa Zack kepada cewek korea itu, “Please speak English!” pinta cewek korea ‘ebuset, ini bule asli ternyata’ kata Zack dalam hati. Zack pun bertanya “What’s your name?” “My Name is Ji-Hye Shin, you can call me jihye and you? What’s your name?” “ZAAACK” jawab zack setengah enggak ngerti apa yang diucapin sama jihye dan rada rada emosi.

Mereka pun berbincang bincang, dan ternyata cewek korea itu juga agen yang tujuan mereka ke Jakarta sama yaitu mencari file “X” dari seseorang, jihye sengaja tidak memberi inisial nama orang yang dicarinya.

‘kok sama’ kata Zack dalam hati, dan mulai berpikir ‘berarti kita jodoh dong, kalau semuanya sama tapi aku heran sama baterai kalau sama malah tolak menolak’ pikiran Zack mulai amburadul dan memikirkan cewek korea yang ditemuinya di kereta tadi dan duduk di sebelahnya.

Setelah itu mereka sampai di stasiun Pasar Senen Jakarta. Mereka berpisah karena jihye sudah ditunggu temannya yang juga datang dari korea, dan jihye bersama temanya pun naik mobil. Berbeda dengan Zack, dia ngojek dengan alasan HEMAT. Sungguh perbedaan yang luar biasa.

Setelah sampai di kantor pusat Jakarta, Zack pun segera masuk tapi ternyata ia dihadang beberapa security yang sedang berjaga dan Zack dianggap sebagai orang asing. Zack pun pasrah karena lupa tidak membawa identitas anggota kepolisiannya yang berkerja sebagai agen. Zack pasrah digiring ke kantor polisi terdekat, dan dalam proses identitas aslinya di kantor polisi. ia pun ngetweet agar fans fansnya tidak kuatir.

@Zackmiyah818: bad day.

Ehh.. fans fansnya malah kuatir. Setelah ngetweet dan berbincang bincang dengan pak polisi, lalu pak polisi menelepon kantor kepolisian Bandung dan ternyata benar Zack adalah seorang Mahasiswa ITB jurusan jurnalistik yang merupakan seorang agen rahasia di kepolisian Bandung.

Zack pun masuk ke Kantor Pusat Jakarta dengan rasa aman, tentram dan bersahaja sambil makan permen karet, lalu ia merogoh sakunya lalu mengambil kertas kecil bertuliskan ‘Lantai 7 Ruang 16’ dengan segera bergegaa menuju lokasi dan seperti Zack duga ada passwordnya. Zack pun mondar mandir hingga disangka penyusup oleh cleaning service disana, pak cleaning service pun bertanya pada security, dan akhirnya pak cleaning service pun paham dan sadar. Pak cleaning service pun segera memberi tahu kalau Pak Sujiwo ngefans berat sama Yoona SNSD.

Ide kecil pun terngiang di kepala Zack dan browsing. Zack pun mengetik 3006, itu tanggal lahir yoona snsd yaitu 30 mei 1990. Dan “yesss… hore.. hore.. kebuka..” Zack pun joget joget kecil dan terlalu girang.

Saat Zack membuka beberapa isi lemari alangkah terkejutnya jika di dinding itu banyak sekali poster alay yoona SNSD. Di beberapa lacinya tersimpan file “X” dan dokumen Negara, yang memang milik Bapak Sujiwo. dan Bapak Sujiwo adalah seorang pengedar info rahasia Negara ke beberapa Negara maju seperti korea selatan, Jepang, RRC dan Australia. ‘oh jadi alasan jihye kesini mungkin karena sujiwo’ pikir Zack. Zack juga menemukan berkas korupsi jual beras impor Negara, dan masih banyak lagi. Setelah itu Zack penasaran dengan lemari di pojok, ia membukanya dan ternyata itu adalah pintu rahasia menuju “ebuseeet…” Kata Zack melotot dan ngerock. Itu adalah beberapa tumpuk dollar. “500 x 700 km” kata Zack menghitung “jadi semua 5,34 T Rupiah”

Tanpa basa basi Zack pun menutup pintu dan berlari keluar mencari ojek dan menuju ke stasiun pasar senen Jakarta dan naik kereta menuju Cirebon. Zack pun memilih milih tempat duduk, yak disana ada Jihye. Zack pun menghampiri Jihye dan berkata “Why you in here?” Jihye tampak mengantuk dan menguap karena terlalu lama menunggu kereta melaju. “I will go to Cirebon, Why?” Zack pun bertanya tentang Pak Sujiwo kepada Jihye, mereka pun berbincang-bincang.

Kemudian mereka sampai ke Kantor Keadilan Cirebon yang dimana pak sujiwo sedang di interogasi, tapi sekarang bukti bertambah kuat dengan adanya Zack dan Jihye. Tanpa pikir panjang pak Hakim menaruh Pak sujiwo di sel tahanan dan besoknya akan di hukum mati karena terlalu banyak mengakibatkan masalah dan korban.

Zack pun menemui Jihye dan menyatakan persaannya yang sebenarnya. karena Zack merasa banyak kesamaan yang mereka lalui. Bertahun tahun kemudian mereka bertemu di kasus selanjutnya.

Sumber Klik Disini :